08 April 2010

07 April 2010

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.

bertakwalah kepada Allah ta’ala,
Janganlah melihat besar kecilnya dosa dan kedurhakaan,…
tapi lihatlah siapa dan keagungan Dizat yang kita durhakai…
Dan..
Sentiasa berhati2lah mengarungi kehidupan ini
yg penuh ranjau yg menggiring seorang insan menuju lembah kehancuran baik dunia mahupun akhirat
krna syaitan dan bala tentaranya tak akan pernah putus asa menggoda anak adam sampai ia menjadi teman bagi dia di dalam api neraka…
Bertaubatlah dengan sejujurnya kepadaNYA….
Ketika pintu-pintu telah ditutup,
ketuklah pintu sang pencipta
yang senantiasa menyambut keluhan dan doa seorang hamba, ketahuilah..
seandainya Allah ta’ala mengabulkan semua permohonan semua makhluknya maka tidak akan mengurangi kekayaan Allah ta’ala sedikitpun.
Dialah yang Maha Kaya…

HANYA orang BODOH yang tidak mau masuk surga. Begitu indahnya dan nikmatnya surga, hingga saya tak dapat mengutarakannya di tulisan ini. Wajar saja, jika banyak orang yang ingin berjihad, dengan harapan dapat mati syahid. Janji Allah, bagi mereka yang mati karena memperjuangkan jalan Allah atau mati syahid tidak ada balasan selain surga baginya. Subhanallah.
Lantas, perlukah kita berjihad untuk membantu saudara kita di Palestina?. Yah, hanya orang BODOH yang mengatakan tidak mau.
Anda mungkin akan terkejut dengan kata-kata saya yang dengan kasarnya menyebutkan BODOH seenaknya. Tapi jangan khawatir, mungkin anda bukan golongan itu. Ikuti tulisan ini jika anda tidak mau disebut BODOH.
Pengertian Jihad atau ta’rif Jihad yang lebih mendasar sebagai mana yang dinyatakan dalam Mazhab Hanafi yaitu: “Mencurahkan kemampuan dan kekuatan dengan berperang di jalan Allah SWT, dengan jiwa, harta dan lisan dan selain itu” (Al-Kisani, Badai’u Ash-Shanai’i 9/4299).
Artinya kita bisa mempunyai pilihan untuk berjihad. Bisa dengan jiwa, harta dan bisa juga dengan lisan. Dengan jiwa, artinya kita ikut terjun langsung mengangkat senjata untuk berperang melawan musuh Islam.  Dengan harta, kita memberikan harta kita untuk perjuangan Islam menegakkan agama Allah. Dengan lisan, kita bisa berdoa untuk saudara-saudara kita di Palestina. Dan atau kita memberikan sikap, contoh ; ‘’Saya mengecam agresi Israel terhadap Palestina. Indonesia akan keluar dari anggota PBB jika DK PBB tidak mengambil langkah tegas terhadap Israel. Saya akan mengirim pasukan TNI ke Palestina jika DK PBB masih berdiam diri 1×24 jam ini,’’(itu pernyataan saya pribadi kalau saya Presiden RI. hehehehe).
Tiga cara inilah untuk berjihad. Semoga kita sudah ikut dan melaksanakan salah satu pilihan jihad tersebut. Allahuakbar.(****)

Selama kita masih dibodohi oleh keinginan-keinginan, Selama itu pula kita tidak akan mendapatkan kebahagiaan. Kita harus mampu menaklukkan diri sendiri, Dari perbuatan menumpuk harta, emas, perak  rumah, perusahaan dan perbuatan yang menghinakan.
Musuh yang paling besar adalah dirimu sendiri. Benteng hitam yang paling kokoh adalah nafsu yang bersemayam dalam dada. Taklukkan dirimu sendiri niscaya engkau akan dapat menaklukkan dunia… Perangi hawa nafsumu niscaya engkau akan mendapat kemenangan yang paling besar daripada kemenangan kaum muslim di perang Badar.
Rasulullah bersabda: ”Sesungguhnya kita telah kembali dari perang kecil dan menuju perang yang sangat besar”, para Sahabat bertanya,”Apa Ya Rasulullah?”. Beliau menjawab “Perang terhadap hawa nafsu (diri sendiri)”
Apabila syetan telah menggerogoti dadamu, memompa nafsumu, menggerayangi kalbumu, sehingga engkau menjadi was-was, maka segeralah berlindung kepada kekuatan-Nya, Kepada Keesaan-Nya, Allahu Akbar…
وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ ۚ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِي
Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah kepada Allah QS Al-A’raaf ayat 200
مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ – الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ -  مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia. QS An-Naas ayat 4-6
Tekan segala keinginan yang kurang bermanfaat; Perteguh hatimu dengan perbuatan-perbuatan yang baik; Dan benahi hati dari dendam kesumat, rasa bangga terhadap diri sendiri dan merendahkan kemampuan orang lain. Ketuklah pintu Raab-mu ketika engkau marah, membenci sesuatu, Jiwa tergoncang dan Jiwa labil
الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
…dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. QS Ar-Rad ayat 20
Allah-lah mata air ketentraman batin. Nafsu menjadi dingin dengan melakukan perintah-NYA; Mata menjadi sejuk dengan ber”tamu” kepada-NYA saat malam tiba; Dengan bertakwa kepada-NYA keresahan berubah menjadi kesenangan. Hanya dengan menyebut nama-NYA, Kita akan mampu menekan hawa nafsu, egoisme dan kecongkakan diri.
يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ – ارْجِعِي إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةً مَرْضِيَّةً – فَادْخُلِي فِي عِبَادِي
Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku, QS Al-Fajr ayat 27-30
Dengan menaklukkan diri sendiri kita telah terbebas dari penjara kesengsaraan, telah terhindar dari jalan yang berlubang, telah menyingkir dari badai yang menggulung, telah terbebas dari penyakit hati, dan telah lepas dari ikatan kita dengan syetan seperti camar yang menari diatas awan. Ia jauh dari pemangsa dan berbahagia di lengkung indahnya pelangi.
Musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri. Dia bagaikan tali-tali rantai yang mengikat tawanan dengan kekuatan besinya. Hanya dengan melepaskan diri darinya, hidup kita akan menjadi sentosa sebab tidak akan ada lagi yang mengikat kita untuk terbang menuju kebahagiaan Ma’rifat.
Jadilah seperti mawar ; Jangan seperti benalu yang tidak berharga; Jangan seperti debu yang tidak bernilai, Hilangkan ketakutan, duka dan gelisah…
Jangan seperti batu yang ditemui di sembarang tempat, terinjak-injak dijalanan. Jadilah keras seperti intan yang bersemayam di persembunyiannya yang kokoh. Didalam guci yang indah yang hanya keluar untuk sang Pemilik-Nya kemurnian intan selalu terjaga, kesejukan sinarnya melebihi embun pagi diujung daun lekukan wajahnya kian memancarkan ketenangan Namun dia kokoh melebihi bebatuan….
Jangan sampai cahayamu padam karena sebuah bola api yang kecil karena seekor serangga yang haus, Bola api dan serangga bukanlah halangan untuk tetap melebarkan sayap keindahanmu Jangan sampai kesulitan hidup membuatmu menyerah!
“Jika Anda ingin hidup, maka kehidupanmu itu berada ditengah-tengah bahaya… Jika ada kesulitan jangan menghindar darinya, Atasilah kesulitan-kesulitan itu.
Bahaya selalu merupakan berkah yang tersembunyi karena akan mendatangkan yang terbaik untuk mu”
Tidak ada jalan lain yang harus kita lewati selain jalan menuju Rahmat-NYA… Tidak ada pintu yang kita ketuk saat seluruh pintu manusia tertutup untuk kita,
Kecuali Pintu-Nya. Tiada tali tempat bergantung selain tali-NYA dan tidak ada karunia yang kita harapkan, kecuali karuniaNYA.
YA Allah .. Ya Rahman …Ya Rahim Ya Tuhan kami, Hati kami telah lelah, tenaga kami telah terkuras, Airmata telah melelehkan semangat kami, langkah kami telah gontai Dan bumi tempat kami berpijak telah bergoyang.
Ya Allah yang sinar-MU menutupi timur dan Barat, Terangilah pula kiranya hati kami dan bersihkan airmata kami, dengan salju-MU yang Sejuk… Angkatlah Hijab kesulitan yang membuat airmata kami menetes dari kelopaknya; Lupakanlah ingatan kami akan awan hitam yang melekat dan ringankanlah langkah kami yang gontai …
Ya Allah sempurnakanlah sinar-Mu Dan engkau bimbing kami, Bagi- Mulah segala Puji; Besarlah rasa maaf-MU, dan Engkau ampuni dosa-dosa kami; Bagi-Mulah segala puja dan pujian….

05 April 2010

من أصبح منكم آمنا في سربه معافى في جسده عنده قوت يومه فكأنما حيزت له الدنيا


Barangsiapa di antara kalian merasa aman di tempat tinggalnya, diberikan kesihatan badan, dan diberi makanan untuk hari itu, maka seolah-olah dia telah memiliki dunia seluruhnya.” (HR. Tirmidzi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)
 



Suatu hari Ibrahim bin Adham radhiyallahu ‘anhu berada di sebuah pasar Kota Bashrah, Irak. Masyarakat Bashrah mendatangi beliau dan bertanya :
“Duhai Abu Ishaq, mengapa do’a-do’a kami tidak terkabul?”
Ibrahim bin Adham radhiyallahu ‘anhu berkata :
Do’a kalian tidak terkabul karena hati kalian telah mati dan penyebab matinya hati kalian adalah sepuluh hal :
Pertama, kalian mengenal Allah, tetapi tidak memenuhi hak-hak-Nya.
Kedua, kalian mengaku cinta kepada Rasulullah SAW, tetapi tidak mengikuti sunnah-sunnahnya.
Ketiga, kalian membaca Al-Qur’an, tetapi tidak mengamalkan isinya.
Keempat, kalian menikmati berbagai karunia Allah, tetapi tidak bersyukur kepada-Nya.
Kelima, kalian nyatakan setan sebagai musuh, tetapi tidak menentangnya.
Keenam, kalian nyatakan Surga itu benar-benar ada, tetapi tidak beramal untuk memperolehnya.
Ketujuh, kalian nyatakan bahwa Neraka itu ada, tetapi tidak berusaha untuk menghindarinya.
Kedelapan, kalian nyatakan kematian itu pasti datang, tetapi tidak bersiap-siap untuk menyambutnya.
Kesembilan, sejak bangun tidur kalian sibuk meneliti dan memperbincangkan aib (keburukan) orang lain dan melupakan aib (keburukan) kalian sendiri.
Kesepuluh, kalian kuburkan mereka yang meninggal di antara kalian, tetapi tidak pernah memetik pelajaran darinya.
Sumber :
Buku Orang Bijak Berkata oleh Novel bin Muhammad Alaydrus.

In this vast modern society, knowing that age does pictures one's experience or maturity over matters. There comes a thought on what happen when one adult does not walk in the ways of a Muslim, let alone a Muhsin. An adult means of being able to handle many choices in life and understand what there is to do. To list them out we can start from the shahadah. It is known to us as a core of being a Muslim, that is to gratify it's true meanings of the shahadah. It will be enough to say: "I believe Allahu ta'ala and His Messenger and all the messages he (the Prophet) brought from Allahu ta'ala."
Today, many can say the word of Islam through their lips, but the main reasoning behind it's truth still lies what is deep within their hearts. It must, at least centers all direction towards the holy creator high above the skies above. That, only Allah alone is the all mighty. Only when it is clear like that, is when an adult truly understand his existence in Allah's big universe.
Many human being went lost when they first met up with the rules and regulations in Islam. Allah has cited that if Rasulullah had followed what the Kafirun (enemies of Islam) asked him to do, that concerns the rules and regulations. Allah will, under supreme powers be the judge of what is wrong. Learn that adults have to understand what 'Sunnahtullah' actually means. The moon circle the Earth, that is sunnahtullah, so as the Sun, the light orders their elements and anything in between this earth into the next dimension(s). What is true to us, human beings just don't know anything yet. That was why many of us decided to revolt in our own mind space. In Islam these rules has something to do with us and the 'other'. Even the human existence can only be shown through complex science equipments today but the Quran has proved that since one thousand four hundreds years ago. One thing was true, not many human really did understand the Quran if they did not work hard enough to find and seek it's true secrets within. It is an instance of all the other holy books given to Mankind, and it is complete as it is, as a manual and guidance for attaining the highest possible human morality level. Often we heard "the more you read the Quran, the more Human you will become". This statement is true, but many tried to falsify this, and it is true, many has fallen into darkness and it's lies.
To cover that sort of fall, we can take an adult that does not practice the Muslim minimum requirements. It is also said that, young kids are in that same state. Especially when they are born into Muslim family, and found out that their parents (for example) are people whom are not constant adults, they do their prayers but are not being strict enough with it, so as carrying old habits of showing how a bad adult could be. These small ones are not matured to start with, and with broken rules they tried to seek light in within it. Few may find a way out themselves, but many will fall astray and extending their old ways from childhood.
Remember, when a Muslim child starts to do their prayer, they always never seems to complete their prayer. When they do their fasting, they always start to drink or eat before the time comes. Many parents thinks of this as a learning phase, as many always thought through their assumption that these kids will one day find their own path themselves. Parents did not notice how dark the world has become, that is why what happen to today's society will be (through a discrete command) be under total responsibility of their parents.
Strict parents whom knows their role as a Muslim would never leave their sons and daughters without knowledge. That is why they are always guided even when they are older. Remember Rasulullah, when it comes to religious teachings, He will, on certain matters speak directly and with strict terms. That was the root of Islam, which many adults has forgotten about it.
Where one can still play with his mind to think that he is still a child, is when he has returned into being a small child whom could not held the will of being a true Muslim, either verbally or intellectually. If for example you are 40 years of age now, assume that age of 60 is your last years, when would you want to grow up as a real Muslim adult? To lead a better life, it is not only with loving another, but also with a sense of responsibility of those whom cares about you and also those whom cares for themselves. Through guidance from Allah, by reading, and understanding the Quran.
It is not hard work anymore, it has become something more valuable than collection pots of gold coins. Raising a child with responsibility is far more worth than anything the world can offer. Especially when we raise them under following the guidance that Rasulullah has left for us as a beginning of happier end. Insya-Allah, trust in Allah a little bit more than you always do everyday.


Ibnu Qoyyim Al Jauziyah mengatakan bahwa ada sepuluh hal yang tidak bermanfaat.

Pertama: memiliki ilmu namun tidak diamalkan.

Kedua: beramal namun tidak ikhlas dan tidak mengikuti tuntunan nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Ketiga: memiliki harta namun enggan untuk menginfakkan. Harta tersebut tidak digunakan untuk hal yang bermanfaat di dunia dan juga tidak diutamakan untuk kepentingan akhirat.

Keempat: hati yang kosong dari cinta dan rindu pada Allah.

Kelima: badan yang lalai dari taat dan mengabdi pada Allah.

Keenam: cinta yang di dalamnya tidak ada radha dari yang dicintai dan cinta yang tidak mau patuh pada perintah-Nya.

Ketujuh: waktu yang tidak diisi dengan kebaikan dan pendekatan diri pada Allah.
Kelapan: fikiran yang selalu berputar pada hal yang tidak bermanfaat.

Kesembilan: pekerjaan yang tidak membuatmu semakin mengabdi pada Allah dan juga tidak memperbaiki urusan duniamu.

Kesepuluh: rasa takut dan rasa harap pada makhluk yang dia sendiri berada pada genggaman Allah. Makhluk tersebut tidak dapat melepaskan bahaya dan mendatangkan manfaat pada dirinya, juga tidak dapat menghidupkan dan mematikan serta tidak dapat menghidupkan yang sudah mati.
Itulah sepuluh hal yang melalaikan dan sia-sia. Di antara sepuluh hal tersebut yang paling berbahaya dan merupakan asal muasal segala macam kelalaian adalah dua hal yaitu: hati yang selalu lalai dan waktu yang tersia-siakan.
Hati yang lalai akan membuat seseorang mengutamakan dunia daripada akhirat, sehingga dia cenderung mengikuti hawa nafsu. Sedangkan menyia-nyiakan waktu akan membuat seseorang panjang angan-angan.

Padahal segala macam kerosakan terkumpul kerana mengikuti hawa nafsu dan panjang angan-angan. Sedangkan segala macam kebaikan ada kerana mengikuti al huda (petunjuk) dan selalu menyiapkan diri untuk berjumpa dengan Nya semesta alam.


Semoga kita selalu mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Segala puji bagi Allah, yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna.



Q.S. An-Nuur ayat 30 dan 31, memerintahkan kaum mukminin dan mukminat untuk menjaga pandangan atau menundukkan pandangan dan menjaga kemaluannya agar tidak terjerumus pada perbuatan haram.

Menahan pandangan atas hal-hal yang diharamkan Allah swt., disebutkan paling awal, kerana menahan pandangan mata merupakan dasar untuk menjaga kemaluan dan cerminan hati yang beriman. Apabila mengumbar pandangan, otomatis mengumbar syahwat hati dan tidak beriman. Segala pandangan yang tidak sengaja dan tiba-tiba, bisa meninggalkan pengaruh dalam hati, sikapi dengan mengalihkan arah pandangan, terlarang mengulangi atau melanjutkan menatap pandangan yang tidak sengaja tadi. Pandangan yang tidak sengaja merupakan bahagian dari sekadar ketidaksengajaan, sedangkan pandangan selanjutnya adalah haram dan hukumnya berdosa.

”Sesungguhnya di dalam tubuh itu ada segumpal darah. Jika ia baik, maka seluruh tubuh akan baik pula dan jika ia rosak maka rosak pula seluruh tubuh. Ketahuilah segumpal darah itu adalah hati.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

02 April 2010



lirik Nidji Sang Mantan :
dulu aku kau puja
dulu aku kau sayang
dulu aku sang juara
yang selalu engkau cinta
kini roda telah berputar

kini aku kau hina
kini aku kau buang
jauh dari hidupmu
kini aku sengsara
roda memang telah berputar

mana janji manismu
mencintaiku sampai mati
kini engkau pun pergi
saat ku terpuruk sendiri

akulah sang mantan
akulah sang mantan

sakit teriris sepi
ketika cinta telah pergi

akulah sang mantan
akulah sang mantan

mana janji manismu
setia sampai aku mati
kini engkau pun pergi
saat ku jatuh dan sendiri

mana janji manismu
mencintaiku sampai mati
kini engkau pun pergi
saat ku terpuruk sendiri

akulah sang mantan
akulah sang mantan
akulah sang mantan
akulah sang mantan

mana janji-janjimu


http://www.mp3raid.com/search/download-mp3/6780406/nidji_sang_mantan.html

31 March 2010

30 March 2010


Dalam dunia ini kita tidak punya sesiapa,
Kecuali diri sendiri….. Tetapi…Dalam kita bersendirian,kita beruntung kerana….
Mempunyai seorang sahabat yang memahami kita. Sebagaimana kita Mengharapakan keikhlasan dan kejujuran Seorang sahabat,begitulah juga dia.
Tetapi kita sering terlupa akan hal itu.

Cuma mengambil kira tentang harapan dan perasaan kita. Kita rasa dikhianati bila dia tidak menepati janjinya. Kita tidak memberi dia peluang untuk menerangkan keadaannya. Bagi kita, itu alasannya untuk menutup kesilapan dan membela diri.

Kita juga pernah membiarkan dia ternanti-nanti kerana kita juga ada janji yg tidak ditepati. Kita beri beribu alasan memaksa dia terima alasan kita.
Waktu itu, terfikirkah kita perasaannya…..?
Seperti kita, dia juga tahu rasa kecewa…..tetapi kita sering terlupa.

Untungnya mempunyai seorang sahabat yang sentiasa memahami Yang selalu berada disisi pada waktu kita memerlukannya. Dia mendengar luahan perasaan kita,segala rasa kecewa dan ketakutan. Harapan dan impian juga kita luahkan.
Dia memberi jalan sebagai laluan penyelesaian masalah. Selalunya kita terlalu asyik menceritakan tentang diri kita hingga Kadang-kadang kita terlupa sahabat kita juga ada cerita yg ingin dikongsi bersama kita. Pernah kah kita memberi dia peluang untuk menceritakan tentang rasa bimbangnya,rasa takutnya?
Pernahkah kita menenangkan dia sebagaimana dia pernah menyabarkan kita.

Ikhlaskah kita mendengar tentang kejayaan dan berita gembiranya? Mampukah kita menjadi sumber kekuatannya sepertimana dia meniup semangat setiap kali kita rasa kecewa dan menyerah kalah? Dapatkah kita yakinkan dia yg kita boleh dipercayai, kita boleh dijadikan tempat untuk bersandar bila terasa lemah, agar tidak rebah….?

Bolehkah kita menjadi bahu untuk dia bersandar harapan? Sesekali jadilah sahabat yg mendengar dari yg hanya bercerita….. Ambillah masa untuk memahami hati dan perasaan sahabat… Kerana dia juga seorang manusia,
Dia juga ada rasa takut, ada rasa bimbang,sedih dan kecewa. Dia juga ada kelemahan dan memerlukan seorang sahabat….. Sebagai kekuatan
Jadilah kita sahabatnya itu…. Kita selalu melihat dia ketawa,tetapi mungkin sebenarnya dia tidak setabah yg kita sangkakan.



Di sebalik senyumannya mungkin banyak cerita sedih yg ingin diluahkan..
Di sebalik kesenangannya mungkin tersimpan seribu kekalutan…..
Kita tidak tahu…. Tetapi….jika kita cuba jadi sahabat sepertinya, mungkin kita
akan tahu…..

RENUNGILAH...

HARGAILAH SEBUAH PERSAHABATAN KERANA DISEBALIKNYA TERSIMPUL SEGALA-GALANYA

Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan. (Dale Carnagie)

Orang yang menunjukkan kebaikan kepada anda adalah sahabat yang baik. Dan orang yang menunjukkan kesalahan anda adalah sahabat yang paling baik. (Hukama)



Buat mu Sahabat yg dikasihi - Khaulah (Adek) syukran menjadi shbt yg baik pd diri ana yg lemah.. Akan ana jg seperti saudaraku sdiri.. Insya-ALLAH


27 March 2010

Semakin tinggi kita mendaki, semakin luas pandangan kita. Kalau kita berpikir tentang masa depan kita, temukan dulu gambaran yang jelas dengan mendekatinyadari sudut pandang yang seluas mungkin


“Jadikn keGEMBIRAan sbg ungkapan SYUKUR, SABAR sbg wujud keSEDIHan, DIAM sbg bentuk TAFAKUR, menyikapi MASALAH sbg pemBELAJARan, UCAPAN dipenuhi DZIKIR, HIDUP sbg LADANG ‘AMAL & SYUHADA sbg CITA2… SUCIkan HATI, JERNIHkan JIWA, RAIH MARDLOTILLAAH…”


25 March 2010

pilihlah kejernihan akar cahaya yang lebur,
jika kudiberikan taman
semadiku biarlah harum yang abadi
pandanglah saujana ini di puncak hasanah tanpa lafaz

jika kudiberikan makna
bahasaku biarlah santun yang sunyi
pulanglah segalanya
kepada pengabadian tanpa sesal
waktu riadah bermuhasabah
perjalanan menangkap segala silap

jika kudiberikan lagi kelewatan waktu
biarlah naiwaitu di jendela diri
menyambut lembut pengalaman
merimbun embun
tak kumenjadi sisa masa lalu,
jika kudiberikan peribadi biarlah lorong diri
dijaga cahaya akar yang membersih mensaujana sinar...





Dalam kesuraman ultra lembayung tika tujuh bulan menumpahkan cahaya dibawah kaki langit khirmizi, tiba-tiba aku terkenangkan eurika nostalgia cinta lama yang kita palitkan berdua. Kehadiranmu bersama molekul-molekul hidrogen menerjang segala kekusutan yang membelit tali perutku. Dan kehadiranmu itu mengajar aku ertigelora rindu dan syahdu.

Kau juga mengajarku erti cinta, singa laut, beruang kutub, penguin, kambing salji, mee rebus, cendol, koridor, kotak pensil, tali kasut dan pasu bunga. Kala itu, kita bagaikan Nobita dan Sizuka. Kau dan aku umpama Kurt Cobain dan Siti Nurhaliza yang tidak dapat dipisahkan. Malangnya percintaan yang mendapat liputan meluas hingga ke planet Ziku itu telah mengundang perpisahan yang akhirnya telah mengecewakan seluruh penternak lipan di Burma. Kau pergi jua ketika Kuala Lumpur sedang bersiap sedia menjadi tuan rumah Sukan Komanwel 1998.

Sesungguhnya perpisahan itu berpunca daripada penebangan pokok getah secara besar-besaran di Lembah Klang. Pemergianmu menyebabkan aku menghidap penyakit resdung dan Hepatitis-Q secara mengejut. Ketiadaanmu memaksa aku memakai topi keledar setiap masa sebagai langkah keselamatan. Aku seperti tidak percaya dengan apa yang telah terjadi.

Aku bagaikan tergelincir dari orbit bumi dan terpelanting ke ruang angkasa, apabila daya tarikan graviti terhadapku tiada lagi fungsi setelah aku tersungkur dalam percintaan yang berlarutan hingga ke rubber-set. Seluruh perjalanan hidupku menjadi gelita bagaikan terperangkap di dalam gua yang gelap dan ditemani stalagtit dan stalagmit yang bagai sembilu.

Kondominium cinta yang kita bina dari makgat basikal dan kipas helikopter akhirnya musnah setelah kau berpaling tadah. Ternyata sikapmu mulai berubah bila Malaysia mula melancarkan satelit MEASAT-1 ke ruang angkasa raya. Sejak itu kau sering melarikan diri bila terserempak dengan abang iparku. Akhirnya aku menyedari bahawa diri ini tidak diperlukan lagi. Sejak kau tiada, aku sering menyendiri berbual-bual dengan pokok betik untuk mengisi masa lapang.

Kadang-kadang aku mengikat botol oren pada tiang rumah agar nampak lebih cantik. Saban hari aku termenung di dalam peti sejuk mengenangkan dirimu yang entah ke mana menghilang. Aku cuba bermain badminton sambil makan mi hailam untuk melupakanmu, tetapi aku tak berdaya. Lalu aku membakar mesin basuh dan membelasah empat ekor itik serati jiran sebelah sebagai tanda aku tidak bersalah.

Mengapa Mengapa sayang? Mengapa ini semua bisa terjadi? Mengapa setelah kau curi hatiku, kau rompak cintaku lantas kau bunuh cintaku sehingga kau terbunuh dalam kemalangan cinta yang ngeri? Aku bagaikan terhimpit dan dihimpit oleh guni-guni batu yang kau timpakan di atas belakangku. Derita yang kau timpakan itu adalah bebanan yang terlalu berat untuk ku tanggung bagaikan mendukung 75 ekor biawak dan 386 ekor anak beruk. Dan kini segala harapanku hancur berkecai bagaikan aku terjatuh dari Menara Kuala Lumpur dan dihempap oleh Menara Berkembar Petronas lalu tersangkut di celah landasan LRT dan kemudiannya digilis pula oleh keretapi komuter hingga aku hancur berkecai. Oh! Terlalu berat dugaan yang kutempuhi. Kini segalanya telah berakhir.

Aku sedar siapa aku. Aku hanya seoranginsan biasa yang suka makan mi segera. Aku bukan McGyver, McDonald's, Superman atau Ksatria Baja Hitam. Aku juga bukanlah Ultraman seperti yang kau idam-idamkan. Aku menyedari kekurangan diri dan kekurangan kemudahan awam di tempat sendiri. Tak perlu dikesali lagi kerana nasi telah menjadi capati dan tin sardin yang ku genggam ini telah pun luput tarikhnya. Segalanya sungguh mengharukan dan semua hadiah pemberianmu termasuk enjin kapal selam telah pun aku cincang untuk dibuat makanan lembu.

Walaupun segalanya telah berakhir, disini, diatas pokok getah ini aku tetap menunggu kau akan kembali. Selagi ada nafas ini, selagi ada kompleks membeli belah SOGO, selagi ada kedai kasut selipar di sekitar Argentina, selagi kumpulan Metallica tidak berpecah, aku tetap menunggumu sehinggalah mentari terbelah lapan. Namun aku menyedari bahawa penantianku hanyalah sia-sia belaka. Akhirnya aku mengambil keputusan muktamad untuk menunggu tiang elektrik di hadapan rumahku berbuah. Kalau tiang elektrik berbuah nanti, aku poskan buahnya kepadamu... nak tak Kalau nak, nanti aku poskan... .ngan pos laju lagik...

Sekian, tima kasih... ... abih dah!


 
Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.~ Mahatma
Ghandi Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Kerana Tuhan telah memberikan ekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah namanya Cinta. Ada 2 titis air mata mengalir di sebuah sungai. Satu titis air mata tu menyapa air mata yg satu lagi," Saya air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya. Siapa kamu pula?". Jawab titis air mata kedua
itu," Saya air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu sahaja."

Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu. Jika kita mencintai seseorang, kita akan sentiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita.
Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mahu mencuba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kamu mahu berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga.
Tapi apabila kamu cuba menutup matamu dari orang yang kamu cintai, cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama. Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk
membangunkan kembali kepercayaan. Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal
dunia , lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya . Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.
Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas kurniaan itu.
Jangan melarikan diri dari 'cinta' apabila ia berada di hadapan kamu. Jangan melarikan diri daripadanya kerana suatu hari nanti, kamu pasti akan teringatkannya kembali dan menyesali perbuatan kamu itu.Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat -Hamka Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi
bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat.
Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian
untuk menyatakan cintamu kepadanya. Seandainya kamu ingin mencintai atau memiliki hati seorang gadis, ibaratkanlah
seperti menyunting sekuntum mawar merah. Kadangkala kamu mencium harum mawar tersebut tetapi kadangkala kamu terasa bisa duri mawar itu menusuk jari.Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang
sangat bererti bagimu. Hanya untuk menemukan bahawa pada akhirnya menjadi tidak bererti dan kamu harus membiarkannya pergi.Kamu tahu bahwa kamu sangat merindukan seseorang, ketika kamu memikirkannya hatimu hancur berkeping.
Dan hanya dengan mendengar kata "Hai" darinya, dapat menyatukan kembali kepingan hati tersebut.Kaum lelaki sering mempersoalkan kelemahan wanita kerana sering mengalirkan
airmata. Tetapi, segagah-gagah dan perwiranya lelaki, sedarlah bahawa suatu hari nanti mereka juga akan mengalirkan airmata syahdu kerana satu perkara kecil iaitu kerana CINTA. Alangkah misterinya cinta seorang wanita yg dianggap lemah
sehingga boleh mengalirkan airmata seorang wira! Aneh, tetapi itulah hakikatnya.Tuhan ciptakan 100 bahagian kasih sayang. 99 disimpan disisinya dan hanya 1 bahagian diturunkan ke dunia. Dengan kasih sayang yang satu bahagian itulah, makhluk saling berkasih sayang sehingga kuda mengangkat kakinya kerana takut
anaknya terpijak.

Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehinggalah kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna sesalan kerana perginya tanpa berpatah lagi.
Jangan kerana cinta, kita gugur dari perjuangan, dan jangan kerana cinta juga, prinsip kita menjadi larut dan cair. Cinta tidak semestinya akan berakhir dengan perkahwinan dan perkahwinan juga tidak semestinya akan menoktahkan titik akhir kepada percintaan. Kesetiaan akan mengikat cinta, kecurangan akan meranapkan segala kemanisan cinta. Sesebuah perkahwinan akan menjadi indah jika cinta terus bersama.Cinta sejati ialah kasih Tuhan kepada hambaNya. Kasih murni ialah kasih ibu bapa
kepada anaknya. Kasih saudara masa berada. Kasih sahabat masa binasa. Kasih suami isteri sepenanggungan. Kasih orang menaruh harapan.Jangan mencintai seseorang seperti bunga, kerana bunga mati kala musim berganti. cintailah mereka seperti sungai, kerana sungai mengalir selamanya.Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya. Kisah silam tidak perlu diungkit lagi kiranya kamu benar menyintainya setulus hati.Rasa percintaan lebih pahit dari hempedu .Teman percintaan ialah sayu dan pilu, namun demikian, dara dan teruna tetap berpusu-pusu terjerumus ke dalamnya kerana dianggap seperti lautan madu - Raja Pedang Deir Hati-hati dengan cinta, kerana cinta juga dapat membuat orang sihat menjadi
sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta palsu.Terdapat banyak bebintang di langit tetapi hanya satu sahaja yang begitu menyerlah sehingga dapat menarik perhatianmu. Dari kalangan yang kamu pilih
untuk abaikan ialah sebutir bintang yang sanggup menyinari anda walau dimana sahaja kamu berada.Tak usah sebut pasal cinta jika kamu tidak sebenar-benarnya mengambil kisah. Tak
usah bercakap tentang perasaan, jika ia tidak berada di hatimu. Tak usahlah menunjuk ke dada, jika kamu berhasrat melukakan hati pasanganmu Minat bukan bermaksud cinta, bangga bukan bererti cinta, kagum juga bukan bermaksud cinta, dan suka juga tidak serasi dengan cinta, malah sayang pun bukan
cinta. Tetapi, cinta itu adalah cinta.


***Cinta itu indah...tapi adakalanya...ia benar-benar menyakitkan...

23 March 2010

“Membenci seseorang ibarat meminum racun & berharap org yg kita benci mnjadi mati kerananya. padahal racun tersebut  membunuh tubuh & keimanan kita secara perlahan-lahan. So…jangan la kita membenci sesama kita..… [^_^]”



“Janganlah kamu saling dengki, saling membenci, saling mengintip rahasia, saling bersaing, saling mencari keburukan, saling menawar lebih tinggi untuk menipu pembeli sehingga menawar tinggi, saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, janganlah sebagian kalian menjual atas jualan yang lain. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang diperintahkan Allah. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menganiaya, tidak boleh menelantarkannya dan tidak boleh menghinanya. .
 

21 March 2010


“…… You have to endure caterpillars if you want to see butterflies …… Anda harus tahan terhadap ulat jika ingin dapat melihat kupu-kupu ……”

;;